Definition List

header ads

Dampak Gerhana Matahari Total Bagi Bumi

Gerhana Matahari Total


Tidak lama lagi, Gerhana Matahari Total akan lintasi Indonesia, tepatnya pada pagi hari tanggal 9 Maret 2016. Gerhana Matahari ini akan menjadi pembuka peristiwa gerhana di tahun 2016, dan tentu akan ada pengaruhnya bagi Bumi. Apa saja pengaruhnya tersebut?

Faktanya, ketika piringan Bulan tepat menutupi seluruh piringan Matahari ketika terjadi gerhana total, peristiwa tersebut dapat mengubah cuaca daerah yang dilalui gerhana dalam skala kecil. Hal ini juga telah dibuktikan dengan analisis pada Gerhana Matahari Total tahun 1999.

Saat Bulan menutupi Matahari, temperatur lokasi yang dilintasi gerhana di Bumi akan turun sesaat selama fase totalitas gerhana berlangsung. Penurunan sekitar 3º Celsius. Pada saat temperatur turun, uap air jadi lebih mudah berkumpul sehingga pembentukan awan menguat.

Prilaku Hewan Saat Gerhana Matahari Total

Selain menurunkan temperatur pada lokasi yang dilintasi gerhana total, pengaruh gerhana Matahari total juga berimbas kepada para hewan. Datangnya kegelapan akibat hilangnya sinar Matahari membuat hewan-hewan siang atau diurnal yang semua riuh mencari makan terkejut.

Waktu makan pada diurnal tersebut dipangkas tiba-tiba. Mereka harus balik ke sarang untuk beristirahat meski perut belum kenyang, kantuk belum datang, sedangkan jam biologis tubuh mengisyaratkan belum waktunya tidur.

Adapun hewan-hewan malam atau nokturnal yang lelap tertidur mendadak terbangun akibat "alarm" yang menandakan waktu kerja telah tiba. Walau perilaku hewan saat gerhana bervariasi, terlihat jelas perilaku itu dibentuk oleh energi Matahari. Saat sumber energi itu tiba-tiba hilang, aktivitas para satwa juga dipaksa berubah, menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan.

Tak hanya menjadi sumber energi bagi makhluk Bumi, Matahari pula yang membuat umi berevolusi menjadi planet laik huni seperti sekarang. Tanpa energi dari Matahari, Bumi hanyalah sebongkah batu berselimut es. Matahari yang menghangatkan laut Bumi hingga membentuk atmosfer seperti sekarang.

Nah, itulah pengaruh Gerhana Matahari Total bagi Bumi. Tidak, cahaya yang dipancarkan selama gerhana Matahari tidak berbahaya selama tidak dilihat langsung dengan mata, jadi para orangtua tidak perlu mengunci dan menutup semua pintu, jendela bahkan lubang angin agar cahaya gerhana tidak masuk rumah.