Definition List

header ads

Kesalahan Di Sistem Komputer Kemungkinan Sebabkan Wahana Antariksa Schiaparelli Terdampar Di Planet Mars

Foto yang diperoleh dari Context Camera milik pesawat Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) NASA yang berhasil mendeteksi dugaan lokasi Schiaparelli. (NASA/JPL-Caltech/MSSS)


Kelanjutan nasib terdamparnya pesawat Schiaparelli di Mars pasca pendaratan tak sempurna pada Rabu lalu (19/10) kini diduga berasal pada kesalahan teknis pada sistem komputernya.

Saat Schiaparelli terjun bebas dari orbit Mars selama enam menit, sistem teleskop Bumi dan pesawat induk Trace Gas Orbiter (TGO) dinyatakan tidak berjalan semestinya. Hal ini membuatnya hilang kontak dan belakangan diduga ia telah hancur di permukaan Planet Merah.

Baru-baru ini pimpinan peneliti di European Space Agency (ESA) Andrea Accomazzo menduga ada gangguan misterius pada peranti lunak komputer yang menyebabkan Schiaparelli mendarat tidak sempurna.

Dugaan pihak ESA adalah, bug tersebut membuat Schiaparelli berpikir bahwa ia semakin dekat dengan permukaan Mars, padahal pada kenyataannya jaraknya belum mendekati sama sekali.

Meski baru sebatas dugaan, kesalahan teknis yang terjadi pada peranti lunak menjadi 'kabar baik' bagi misi ExoMars ini. 

Misi ExoMars yang merupakan hasil kolaborasi ESA dengan Roscosmos Rusia itu memang pada dasarnya menjadikan Schiaparelli sebagai pesawat robotika yang tujuannya sebagai demonstrasi, bahwa dua badan antariksa ini mampu mendaratkan objek berbobot berat di Mars.

Jika pendaratan dari awal Schiaparelli sukses, tentunya akan menambah kepercayaan diri ESA dan Roscosmos untuk melanjutkan tahap ExoMars berikutnya, yakni mengirim wahana antariksa lain ke Mars pada 2020.

Namun apabila yang terjadi adalah kesalahan pada komputer, hal ini dianggap sebagai "masalah yang lebih ringan" karena tim teknisi bisa langsung memperbaikinya sebelum 2020. 

Dengan kata lain, masalah software dinilai lebih ringan ketimbang yang menimpa hardware.

Bagi ESA, paling tidak Schiaparelli menunjukkan kinerja yang sesuai prosedur, yakni berhasil mengeluarkan parasut saat mendekati permukaan Mars.

Sekadar diketahui, insiden Schiaparelli ini turut melibatkan peran NASA dalam melacak keberadaannya menggunakan pesawat robotika Mars Reconnaissance Orbiter (MRO).

MRO menggunakan instrumen kamera Context Camera (CTX) untuk memperoleh informasi yang diduga sebagai lokasi Schiaparelli saat ini.

Dijelaskan NASA, lokasi titik terang yang diyakini sebagai parasutnya berada di 353.79 derajat Bujur Timur, 2,07 derajat Lintang Selatan.

Lokasi tersebut kemudian nyaris sesuai dengan kalkulasi yang diprediksi ESA berdasarkan data saat pendaratan Schiaparelli. Bisa dibilang, lokasi itu sekitar 5,4 kilometer ke arah barat dari pusat target awal.

Untuk melakukan penelusuran lebih lanjut, rencananya pekan depan sebuah kamera resolusi tinggi milik pengorbit Mars akan membidik beberapa gambar dari lokasi yang sama untuk mengungkap lebih jauh keberadaan Schiaparelli.