Definition List

header ads

Tiga Planet Tata Surya Akan Terlihat Di Langit Sepanjang April 2016

(foto: Nationalgeographic.com)


Pernahkah Anda melihat bintang yang sangat terang di langit dengan cahaya yang tidak berkelap-kelip? Bisa jadi itu bukanlah bintang, melainkan sebuah planet, planet anggota Tata Surya kita. Sepanjang April ini, tiga planet Tata Surya bisa kita lihat di langit. Penasaran?

Jupiter, "Bintang" Paling Terang di Langit April

Jupiter adalah satu-satunya planet Tata Surya yang saat ini terlihat di langit beberapa saat setelah Matahari terbenam. Anda akan dengan mudah menemukannya muncul dengan cahaya kuning yang terang di langit arah Timur sekitar jam 18:30 waktu setempat daerah Anda, saat itu ia sudah tinggi dari 30 derajat dari ufuk Timur.

Planet termasif di Tata Surya ini akan terlihat sepanjang malam hingga fajar tiba. Perlu diperhatikan, planet dan benda-benda langit lain bergerak semu akibat rotasi Bumi, jadi Jupiter tidak akan diam atau stuck saja di langit Timur, ia akan bergerak ke Barat.

Dengan pandangan mata telanjang, Anda hanya akan melihat Jupiter bagai bintang saja. Ini disebabkan karena jarak Bumi-Jupiter yang amat sangat jauh, sehingga Anda butuh teleskop untuk melihat Jupiter lebih besar.

Jika Anda memiliki teleskop, Anda tidak hanya akan melihat Jupiter lebih besar, tetapi juga akan melihat empat satelit alami terbesarnya. Mereka akan terlihat seperti titik-titik cahaya di dekat Jupiter. Satelit-satelit ini sering disebut Satelit Galilea untuk menghormati Galileo, yang menemukan mereka semua pada tahun 1610. Empat satelit tersebut adalah Io, Europa, Ganymede dan Callisto.

Mars Muncul Menjelang Tengah Malam

Mars mungkin tidak seterang kenampakan Jupiter. Namun, pada April 2016 ini, kecerahan Mars akan berlipat ganda, bahkan mungkin akan lebih terang dari Jupiter! Puncaknya adalah pada akhir Mei 2016, Mars akan empat kali lipat lebih terang dari kenampakannya saat ini.

Mengapa Mars akan begitu terang? Pada akhir Mei 2016, Planet Merah akan mencapai titik oposisi. Dalam Tata Surya, planet-planet bergerak mengelilingi Matahari. Dan itulah yang dilakukan oleh Bumi dan Mars. Keduanya bergerak mengelilingi Matahari dalam lintasan berbentuk ellips dan Matahari berada pada salah satu titik fokus ellipsnya.

Dalam pergerakan mereka mengelilingi Matahari, ada kala ketika kedua planet berpapasan dekat dan berada segaris dengan Matahari dengan Bumi berada di antara Mars dan sang bintang induk yang kita kenal sebagai peristiwa oposisi Mars. Oposisi Mars terjadi setiap 26 bulan dan ketika oposisi Mars terjadi, kedua planet juga berada pada jarak terdekatnya.

Sepanjang April 2016, Mars bisa diamati mulai pukul 23:00 waktu setempat daerah Anda. Mars akan muncul bagai bintang kemerahan jika diamati dengan mata telanjang saja. Namun lain halnya apabila Anda mengamati lewat teleskop, Mars akan nampak lebih besar.

Saturnus Berdekatan dengan Mars Sepanjang April

Jika Anda berhasil menemukan Mars, Anda akan melihat ada benda langit bagai bintang kuning keemasan terang beberapa derajat di arah Timurnya, itu adalah Planet Saturnus!

Hingga September 2016 mendatang, Mars dan Saturnus tidak akan jauh-jauh, mereka akan selalu berdekatan. Meskipun Saturnus bersinar cukup terang, namun kecemerlangannya masih kalah dengan Mars. Keduanya juga muncul dengan cahaya yang berbeda, Mars merah dan Saturnus kuning keemasan.

Saturnus merupakan planet Tata Surya yang berada pada jarak terjauh dari Bumi yang dapat dengan mudah dilihat dengan mata manusia. Tapi sayangnya, Anda tidak akan melihat cincin Saturnus jika hanya mengamati dengan mata telanjang ataupun binokuler. Anda butuh teleskop untuk melakukan itu.

Di Mana Venus dan Merkurius?

Untuk April 2016 ini, Venus dan Merkurius tak akan terlihat di langit Indonesia. Kedua planet tersebut berkedudukan terlalu dekat dengan Matahari, sehingga cahayanya akan kalah terang dengan cahaya Matahari kita.

Tapi tahukah Anda kenapa kita bisa melihat planet-planet Tata Surya? Jawabannya adalah, sebab mereka mengorbit Matahari dan memantulkan cahayanya. Proses yang sama seperti Bulan, ia tidak memancarkan cahaya sendiri alias memantulkan cahaya Matahari yang diterimanya sehingga kita mampu melihatnya di langit.

Jadi, sudah siap untuk melihat planet-planet ini? Selamat berburu planet Tata Surya!